Pembangunan RKB dan Penataan Infrastruktur

Diposting pada: 2017-05-31, oleh : Ceceng Supriadi, Kategori: Pembangunan Sekolah

Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Madrasah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki tugas untuk mensukseskan tujuan pendidikan nasional tersebut. Tantangan yang dihadapi oleh  madrasah sebagai lembaga pendidikan saat ini sangat berat diantaranya; Kualitas pendidikan di Indonesia sangat rendah bila dibandingkan dengan negara lain; Dampak dari minat sekolah siswa atau orang tua siswa rendah karena sekolah tidak menjamin untuk mendapatkan pekerjaan; Fasilitas pendidikan kurang memadai; Lingkungan anak didik banyak dipengaruhi ekses negatif produk teknologi mutakhir; serta Ancaman dari sekelompok atau perorangan yang merusak moral peserta didik dengan mengedarkan obat-obatan terlarang.

Berangkat dari tantangan-tantangan diatas, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Andalan Kabupaten Ciamis dengan berpedoman kepada visi dan misi madrasah, bertujuan menciptakan pendidikan yang berkualitas, menjadikan madrasah sebagai lingkungan yang menyenangkan bagi siswa, serta menjadikan madrasah unggulan dengan basis Teknologi Informatika.

Kemajuan suatu masyarakat merupakan dasar kemajuan bangsanya dan kemajuan suatu masyarakat harus ditopang oleh pendidikan yang baik, khususnya lembaga pendidikan formal, termasuk madrasah ditingkat ibtidaiyah. Hal ini dikarenakan hanya lembaga pendidikan formal yang memiliki visi, misi, sistem, manajemen, kurikulum, ketenagaan, dan fasilitas yang terencana dan tersusun secara akademik dan teori keilmuan.

Salah satu faktor penting dari lembaga pendidikan ditingkat dasar seperti madrasah ibtidaiyah adalah ruang yang memadai dalam elaksanakan proses belajar mengajar. Kondisi dan jumlah ruang ikut menetukan kenyamanan proses belajar mengajar. Kondisi ruang yang sempit membuat suasana dalam ruang belajar terasa sesak dan panas, sehingga proses pembelajaran akan terganggu. Begitu juga bila karena kekurangan ruang dan siswa belajar di siang dan sore hari, di samping waktunya tidak efektif, tenaga peserta didik dan guru pendidiknya menggunakan tenaga yang tersisa.

Sementara, kondisi di Madrasah Ibtidaiyah Andalan hingga saat ini masih kekurangan jumlah ruang kelas. Akibatnya, banyak program peningkatan mutu yang belum bisa dilaksanakan secara efektif.

Berangkat dari uraian di atas, Madrasah Ibtidaiyah Andalan saat ini sedang mengawali membangun gedung baru serta menata infrastruktur madrasah, dengan tujuan agar proses pembelajaran bisa dilaksanakan dengan baik. Karena pembangunan dan penataan ini memerlukan biaya yang cukup besar, maka bantuan dari berbagai pihak, yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan menjadi harapan besar.

   


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id